Pria Ini Palsukan Akta Kematian Istrinya demi Nikah Lagi

Miftachul Chusna, Koran SI · Kamis 25 November 2021 03:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 340 2507014 pria-ini-palsukan-akta-kematian-istrinya-demi-nikah-lagi-5fruGq1c06.jpg (Foto : iNews)

DENPASAR - Ketua KUA Petang di Kabupaten Badung, Bali, Abdul Munir (43), memalsukan akta kematian seorang warga yang masih hidup.

Akibat perbuatannya, Munir harus membayar mahal. Dia ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung.

"Akta kematian itu lalu dipakai untuk menikahkan warganya," kata Kepala Kejari Badung Ketut Maha Agung, Rabu (24/11/2021).

Dia menerangkan, perbuatan tersangka dilakukan Agustus 2019. Dia membuat surat pernyataan kematian dan surat keterangan kematian palsu yang isinya menerangkan atas nama Diah Suartini (54) telah meninggal.

Selain akta kematian, Munir memalsukan KTP dan KK atas nama Suraji dan Hernanik. Suraji yang juga ikut menjadi tersangka adalah suami sah Diah Suartini.

Munir selanjutnya menggunakan surat-surat itu untuk menikahkan Suraji dan Hernanik. "Tersangka Munir menerima imbalan Rp1,5 juta dari Suraji," ucap Maha Agung.

Dia menyebut perbuatan tersangka telah menimbulkan kerugian psikologis bagi Diah Suartini. "Korban ini masih hidup dan sehat wal afiat," katanya.

Atas perbuatannya, Munir dan Suraji didakwa pasal 263 KUHP atau pasal 264 KUHP atau pasal 264 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal selama delapan tahun.

(erh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini