Share

Tes Acak, 21 Siswa SMA di Gunung Kidul Positif Covid-19

Antara, · Minggu 28 November 2021 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 28 340 2508654 tes-acak-21-siswa-sma-di-gunung-kidul-positif-covid-19-9mKpBojLWj.jpg Warga menjalani tes swab. (Ilustrasi/Foto : Dok Okezone.com)

GUNUNG KIDUL - Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mencatat terdapat 21 kasus baru Covid-19 dari hasil skrining terhadap pelajar SMA yang menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul Dewi Irawaty, mengatakan penambahan 21 kasus pelajar positif Covid-19 itu terjadi pada Sabtu (27/11) sebanyak 20 kasus dan Minggu (28/11) ada satu kasus baru.

"Kasus terkonfirmasi Covid-19 ini merupakan hasil tes usap acak tingkat pelajar SMA yang menyelenggarakan pembelajaran tatap muka," kata Dewi, melansir Antara (28/11/2021).

Ia mengatakan seluruh pelajar yang terkonfirmasi positif ini sudah menjalani vaksinasi. Namun, tidak disampaikan secara rinci apakah mereka sudah mendapatkan vaksin lengkap atau baru satu dosis.

Dewi mengatakan seluruh pelajar yang terkonfirmasi positif ini berstatus tanpa gejala (OTG). Sesuai prosedur penanganan, kasus OTG cukup diarahkan menjalani isolasi mandiri (isoman).

"Untuk menindaklanjuti pelajar yang terkonfirmasi, kami melakukan skrining terhadap kontak erat baik di lingkungan keluarga dan teman sekolah," katanya.

Dewi mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) hingga Balai Pendidikan Menengah Gunung Kidul.

Dinkes juga telah memberikan rekomendasi, antara lain meminta aktivitas PTM dihentikan sementara di sekolah yang ditemukan kasus konfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga : 24 Siswa dan Guru di Kota Bogor Terpapar Covid-19

"Sedangkan untuk sekolah yang belum atau tidak menjadi sampel, agar menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat saat PTM," kata Dewi.

Ia juga mengatakan dalam waktu dekat, Dinkes akan melakukan tes usap acak di tingkat SD dan SMP yang melakukan PTM.

"Semoga hasilnya baik, tidak ada pelajar yang terkonfirmasi Covid-19," katanya.

Sekretaris Disdikpora Gunung Kidul Kiswara menyatakan masih menunggu jadwal tes usap acak dari Dinkes, khususnya bagi jenjang SD-SMP.

"Tes usap ini untuk mengetahui sejauh mana PTM berdampak pada penambahan kasus Covid-19 sekaligus tolok ukur kesiapsiagaan Satgas Covid-19 di tingkat sekolah," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini