Covid-19 Varian Omicron Telah Menyebar ke 13 Negara, Termasuk Australia dan Belanda

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 29 November 2021 08:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 18 2508845 covid-19-varian-omicron-telah-menyebar-ke-13-negara-termasuk-australia-dan-belanda-Q9IxG8H3ob.jpg Foto: Reuters.

LONDON - Varian virus corona Omicron menyebar ke seluruh dunia pada Minggu (28/11/2021). Sejumlah kasus baru varian ini ditemukan di Belanda, Denmark, dan Australia bahkan ketika lebih banyak negara memberlakukan pembatasan perjalanan untuk mencoba menutup diri.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan belum jelas apakah Omicron, yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan, lebih menular daripada varian lain, atau jika itu menyebabkan penyakit yang lebih parah.

BACA JUGA: Strain Covid yang Lebih Buruk dari Varian Delta Ditemukan di 3 Negara

"Data awal menunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat rawat inap di Afrika Selatan, tetapi ini mungkin karena meningkatnya jumlah orang yang terinfeksi, bukan akibat infeksi spesifik," kata WHO sebagaimana dilansir Reuters.

Dikatakan memahami tingkat keparahan Omicron "akan memakan waktu berhari-hari hingga beberapa minggu".

BACA JUGA: Epidemiolog : Varian Covid-19 Omicron Menular 500% Lebih Cepat

Deteksi Omicron memicu keprihatinan global ketika pemerintah di seluruh dunia bergegas untuk memberlakukan pembatasan perjalanan baru dan penjualan pasar keuangan. Pemerintah di berbagai negara khawatir varian baru ini memiliki resistensi terhadap vaksinasi dan berpotensi membatalkan pembukaan kembali ekonomi yang baru mulai bangkit setelah dua tahun pandemi global.

Dalam pernyataannya, WHO mengatakan sedang bekerja dengan para ahli teknis untuk memahami potensi dampak varian pada tindakan pencegahan yang ada terhadap Covid-19, termasuk vaksin.

Pada Senin (29/11/2021) Inggris akan mengadakan pertemuan mendesak para menteri kesehatan G7 untuk membahas perkembangan situasi pandemi terkait munculnya varian Omicron.

Otoritas kesehatan Belanda mengatakan 13 kasus varian ditemukan di antara orang-orang dalam dua penerbangan yang tiba di Amsterdam dari Afrika Selatan pada Jumat (26/11/2021). Pihak berwenang telah menguji semua lebih dari 600 penumpang dalam penerbangan dan menemukan 61 kasus virus corona, kemudian mengujinya untuk Omicron.

Polisi militer Belanda mengatakan mereka menangkap pasangan suami istri yang meninggalkan hotel tempat mereka dikarantina setelah dinyatakan positif Covid-19, dan berusaha melarikan diri dari negara itu.

WHO pekan lalu menyebut Omicron sebagai “varian yang menjadi perhatian” karena berpotensi lebih menular dari varian-varian sebelumnya. Varian Omicron kini telah terdeteksi di setidaknya 13 negara, yaitu Australia, Belgia, Botswana, Inggris, Denmark, Jerman, Hong Kong, Israel, Italia, Belanda, Prancis, Kanada, dan Afrika Selatan.

Banyak negara telah memberlakukan larangan atau pembatasan perjalanan di Afrika Selatan untuk mencoba membendung penyebarannya.

Seorang dokter Afrika Selatan yang merupakan salah satu yang pertama mencurigai jenis virus corona yang berbeda mengatakan pada Minggu bahwa gejala Omicron sejauh ini ringan dan dapat dirawat di rumah.

Omicron muncul ketika banyak negara di Eropa sudah berjuang melawan lonjakan infeksi Covid-19, dengan beberapa memberlakukan kembali pembatasan aktivitas sosial untuk mencoba menghentikan penyebaran.

Varian baru ini juga menyoroti perbedaan besar dalam tingkat vaksinasi di seluruh dunia. Bahkan ketika banyak negara maju memberikan booster dosis ketiga, kurang dari 7% orang di negara miskin telah menerima suntikan Covid-19 pertama mereka, menurut kelompok medis dan hak asasi manusia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini