Share

Potensi Tsunami Setinggi 8 Meter di Cilegon, Ini Penjelasan Kepala BMKG

Carlos Roy Fajarta, · Rabu 01 Desember 2021 16:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 340 2510358 potensi-tsunami-setinggi-8-meter-di-cilegon-ini-penjelasan-kepala-bmkg-nW091sLqPJ.jpeg Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (Foto : Antara)

JAKARTA – Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menjelaskan, potensi tsunami setinggi 8 meter di Cilegon, Banten hanyalah skenario terburuk.

"Peta bahaya wilayah Indonesia ini kan pantainya kan banyak yang potensial tsunami, termasuk di Cilegon, jadi itu peta bahaya yang disusun duluan dengan skenario terburuk," jelas Dwikorita, Rabu (1/12/2021).

Dwikorita menegaskan, pihaknya membuat skenario terburuk sebagai mitigasi dalam upaya mencegah munculnya banyak korban jiwa.

"Jadi itu skenario terburuk, kemungkinan tidak terjadi juga. Yang namanya mitigasi itu kan menjaga, kalau seandainya skenario terburuk terjadi sudah disiapkan langkah-langkah untuk mencegah terjadinya korban dan kerusakan yang dahsyat, sudah ada latihan latihan juga di daerah Cilegon itu. Jadi hanya untuk mitigasi aja," ucap Dwikorita.

Baca juga: 3 Bencana Alam Paling Mematikan di Dunia, Semuanya Pernah Terjadi di Indonesia

Dia melanjutkan, wilayah Indonesia berimpitan dengan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, sehingga rawan terjadi tsunami mulai dari pantai barat Pulau Sumatera, Selat Sunda, selat Makassar, pantai Selatan Jawa, Bali, Lombok, Nusa Tenggara, hingga Selatan Papua.

Sebelumnya Dwikorita menyebutkan adanya potensi tsunami di Cilegon, Banten hingga ketinggian 8 meter saat rapat kerja bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (1/12/2021).

"Zona rawan tsunami di Cilegon juga tempat wisata di Selat Sunda dapat berpotensi skenario terburuk mengalami tsunami dengan ketinggian hingga 8 meter," kata Dwikorita.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini