Diperkosa Berkali-kali Tak Lapor Polisi, Korban Takut Keluarganya Dibunuh hingga Diceraikan Suami

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Senin 06 Desember 2021 04:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 340 2512380 diperkosa-berkali-kali-tak-lapor-polisi-korban-takut-keluarganya-dibunuh-hingga-diceraikan-suami-4XjAgU4pW1.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PEKANBARU - Z diperkosa beberapa kali para bandit di tempat yang berbeda bahkan dirinya harus kehilangan bayinya. Wanita berusia 19 tahun sempat mencoba memendam peristiwa yang dialaminya secara beruntun kepada keluarga, termasuk suaminya.

Namun setelah didesak, Z warga Mahato Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau akhirnya mengakui kalau dia diperkosa oleh Andika Cs. Dia juga mengaku kalah diperkosa di tempat dan hari yang berbeda oleh para pelaku dibawah ancaman.

"Sejak peristiwa perkosaan pertama oleh Andika yang korban sampai kehilangan bayinya, dia tidak mau bercerita. Dipendamnya apa yang ia rasakan. Ini setelah diperkosa, pelaku ini mengancam akan membunuh korban dan semua keluarganya. Saat perkosaan, pelaku membawa senjata tajam," ucap kuasa hukum Z, Pirnando Hutagalung, Senin (6/12/2021).

Kemudian setelah itu dia perkosa oleh AT dan Mal. Dia disekap dan dibawa ke gubuk di perkebunan kelapa sawit. Di sana ibu muda ini digilir. Tidak hanya itu At dan Mal yang sampai ini belum bisa ditangkap polisi ini juga mengencingi korban.

Baca juga: Ibu Muda di Riau Diperkosa 4 Bandit, Bayinya Tewas Dibanting Pelaku

Dua pelaku ini juga tega mencekoki korban dengan narkoba yang diduga sabu. Tak sampai di situ, korban juga diperkosa oleh pelaku lainnya Ij. Korban diseret dan dibawa ke sebuah kantor OKP, di sana korban diancam dengan pisau dirudapaksa.

Andika coba memperkosanya lagi. Peristiwa ini terjadi dari bulan September hingga awal Oktober 2021. Lagi-lagi, korban memendam apa yang dialaminya.

Baca juga: Perutnya Sakit, Korban Perundungan dan Pemerkosaan di Malang Dibawa ke RS

"Alasan korban lainnya adalah, Z takut diceraikan suaminya setelah mengetahui dia korban perkosaan. Korban sangat trauma, jiwanya terguncang, tapi dia mencoba tabah. Dia diperkosa di depan putri pertamanya yang berusia 3 tahun. Kondisi anaknya yang berusia 3 tahun ini ketakutan jika melihat pria," imbuhnya.

Untuk itu, dia berharap polisi menangkap pelaku lainnya. "Pelaku lain masih berkeliaran kita sangat sesalkan itu," imbuhnya.

Kapolres Rohil AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito menjelaskan, pihaknya sudah melakukan tindakan terhadap pelaku. Satu pelaku And sudah diamankan.

"Bahwa Polres Rohul sudah menerima laporan polisi sejak awal, dan sudah dilakukan penyelidikan, penyidikan sehingga berkas perkara sudah dilimpahkan ke kejaksaan.Saat ini penyidik sedang melengkapi petunjuk dari jaksa sesuai yang tertuang dalam P.19," ucapnya.

Baca juga: Anak Panti Asuhan Diperkosa dan Dianiaya, LPSK Tekankan Pentingnya Rehabilitasi Psikologis

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini