"Kalian sadis, tahu tidak sekarang sudah menjelang gelap. Tidak mungkin ada helikopter yang mau mengevakuasi Kopral Amin. Sementara perjalanan kita ke kendaraan yang membawa kita tadi lebih dari dua jam. Dari sana ke Rumah Sakit di Vila Salazar, Baucau perjalanan lebih dari lima jam. Tega kamu “menyiksa” teman mu yang sekarat?” ujar Suryo Prabowo berlinang air mata.
Setelah mendengar pernyataan Suryo Prabowo, tidak ada lagi dari mereka yang menentang keinginan atasannya untuk "membantu" rekannya itu. Suryo Prabowo meminta prajuritnya untuk mencari apa saja yang bisa menyelimuti sisa tubuh Kopral Amin yang berada di pundaknya.
Aksi Suryo Prabowo menuai pujian dari sejumlah kalangan. Salah satunya berasal dari Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, yang memujinya dalam bukunya berjudul "Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto”.