Share

Miris, Bocah 16 Tahun Diperkosa Pamannya Usai 2 Hari Jadi Yatim

Era Neizma Wedya, iNews · Senin 13 Desember 2021 07:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 13 340 2516026 miris-bocah-16-tahun-diperkosa-pamannya-usai-2-hari-jadi-yatim-q9kcBQEkrL.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

LUBUKLINGGAU - Suhardi Yanto (46) ditangkap anggota Satrekrim Polsek Lubuklinggau Barat, lantaran merudapksa keponakannya hingga delapan kali. Lebih tragis lagi, korban kembali diperkosa pasca-dua hari ayah korban meninggal dunia.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono mengatakan, pelaku ditangkap tim Satreskrim Polsek Lubuklinggau Barat, pada Kamis 9 Desember 2021, setelah ibu korban melapor ke polisi.

Baca juga:  Terpengaruh Film Porno, Pelajar SMP Perkosa Teman Sekolahnya

Bahkan terakhir pelaku merudapaksa keponakannya itu pada Senin (6/12) sekira pukul 20.00 WIB. Yang mana tersangka langsung menarik korban yang masih berusia 16 tahun itu ke dalam kamar, dan melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

"Usai merudapaksa pelaku memberikan uang Rp20 ribu kepada korban, untuk uang jajan,” kata Nuryono.

 Baca juga: Guru Pesantren Perkosa Belasan Santriwati, Seluruh Korban Telah Dipulangkan

Setelah peristiwa itu, karena merasa tak tahan lagi akhirnya korban pun menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada ibunya. Hingga akhirnya ibu korban yang merasa tidak senang melaporkan kasus ini ke Polsek Lubuklinggau Barat.

Setelah mendapat laporan dari ibu Bunga Tim Gas Pol langsung melakukan penyelidikan keberadaan Suhardi Yanto, karena takutnya pelaku kabur tim kemudian mengatur siasat agar dapat menangkap pelaku.

"Tim kita bergerak dengan bantuan korban dengan alasan korban mengajak larian memancing agar pelaku mau datang ke Taman Kurman,” katanya.

Dan akhirnya tersangka yang sudah delapan kali menggagahi Bunga pun datang ke Lapangan Kurma. Ketika datang langsung dilakukan penangkapan oleh polisi.

"Saat ini pelaku sudah diamankan, akibat perbuatannya pelaku diancam melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak (UUPA)," ungkapnya.

Farizal menjelaskan hasil interogasi pelaku dalam aksinya pelaku mengiming-iming korban dengan sejumlah uang. Apalagi korban memang dari keluarga yang kurang mampu tergiur bujuk rayu korban.

Bahkan saat ayah korban (adik tersangka) meninggal dunia, dua hari setelahnya Bunga juga dirudapaksa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini