Lulung semula mengaku mobil tersebut miliknya, tapi setelah jadi perbincangan ia meralat pengakuannya dengan menyebut mobil tersebut milik temannya alias pinjaman. Belakangan terungkap, mobil mewah itu belum layak jalan.
Sebelum bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Lulung pernah bergabung ke Partai Bintang Reformasi (PBR) besutan almarhum KH Zainuddin MZ. Kedua partai tersebut juga mempunyai warna dasar hijau.
(Khafid Mardiyansyah)