KONFLIK di Papua yang belum mereda merupakan persoalan yang terus menjadi perhatian. Pemerintah harus menjadikannya prioritas lantaran konflik tersebut terkait permasalahan kemanusiaan. Salah satu upaya yang ditawarkan oleh pemerintah adalah dengan melakukan pendekatan secara humanis di Papua. Berikut tokoh yang mewacanakan pendekatan humanis untuk menyelesaikan masalah di Papua.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin
Wakil Presiden Indonesia Ma’ruf Amin menjelaskan bahwa pemerintah akan mencoba melakukan pendekatan keamanan secara dialogis serta humanis di Papua. Pernyataan tersebut disampaikan Ma’ruf Amin setelah memimpin rapat koordinasi terbatas terkait percepatan pembangunan Papua di Sekretariat Wakil Presiden, Rabu (15/12/2021).
Dia juga ingin mengoordinasikan semua kegiatan, baik yang menyangkut soal percepatan pembangunan kesejahteraan maupun pendekatan pengamanan di semua sektor. Langkah tersebut termasuk penanganan isu-isu yang menyebut bahwa Indonesia melakukan pelanggaran HAM. Upaya dengan dialog ini diharapkan sebagai cara diplomasi.
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa
Sejak dicalonkan menjadi Panglima TNI, Andika Perkasa sudah menyatakan akan menggunakan pendekatan humanis serta tidak menggunakan pendekatan militer untuk menyelesaikan persoalan konflik di Papua. Hal tersebut disampaikannya kepada anggota komisi I DPR RI setelah menggelar fit and proper test pada Sabtu (06/11/2021). Andika juga berencana menggunakan heart and mind dalam penanganan Papua.
Baca Juga : Wapres Yakin Jenderal Andika Gunakan Pendekatan Humanis Tangani Persoalan Papua
Setelah pelantikannya pada pada Rabu (17/11/2021), Panglima TNI Andika Perkasa juga menyampaikan hal yang sama kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri. Andika mengatakan bahwa upaya penumpasan kelompok bersenjata di Papua tanpa menggunakan pendekatan perang. Dia lebih memilih cara diplomasi militer dan pendekatan humanis.