Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Misteri Pulau Gurun yang Terucap dalam Sumpah Palapa Gajah Mada

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 20 Desember 2021 |07:45 WIB
Misteri Pulau Gurun yang Terucap dalam Sumpah Palapa Gajah Mada
Patung Gajah Mada di Monas. (Foto: Dok Okezone.com)
A
A
A

GAJAH Mada cukup terobsesi menguasai Nusantara melalui Sumpah Palapa-nya. Salah satu daerah yang ingin dikuasai Majapahit di bawah komando Gajah Mada adalah Gurun. Ya, kata Gurun ini diucapkan saat Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa untuk menaklukkan Nusantara.

Tetapi daerah Gurun konon masih misteri. Gurun ditafsirkan oleh sejarawan sebagai Goran atau Gorom, sebuah kepulauan kecil di timur Pulau Seram, Maluku. Wilayahnya hanya seluas 91.30 kilometer persegi saja dengan dibagi tiga desa di pulau tersebut dengan desa Miran (Miren) di pantai timur, Ondor (Ondur) di barat laut dan Hur di pantai barat daya. Kini Pulau Gurun atau Gorom ini masuk wilayah Kabupaten Seram Timur,

Lantas apa yang spesial dari pulau itu sampai Gajah Mada bersumpah menaklukkan pulau yang ada jauh di timur Majapahit? Jawabannya tentu satu karena kekayaan sumber daya alamnya. Tampaknya Gajah Mada sadar betul akan potensi Pulau Gorom di Maluku ini yang terkenal dengan penghasil rempah-rempah.

Dikisahkan pada buku "Hitam Putih Mahapatih Gajah Mada" karya Sri Wintala Achmad, Gorom berlokasi di sebelah timur Maluku, yang merupakan gugusan pulau-pulau yang menyebar mulai dari ujung timur Pulau Seram hingga Maluku Tenggara, Kei.

Baca juga: Gayatri Rajapatni, Putri Cantik Majapahit di Balik Pengangkatan Mahapatih Gajah Mada

Tanahnya subur dengan iklim tropis yang basah berdampak pada kesejahteraan penduduknya. Wilayah ini terkenal dengan persinggahan dan lalu lintas perdagangan dari pulau-pulau lain. Sebagai daerah dengan penghasil cengkeh, pala, kopra, serta hasil laut, Goron tentu dilirik Gajah Mada.

Pusat-pusat niaga di Gurun merupakan salah satu jaringan perdagangan inter regional yang menghubungkan dengan wilayah lainnya di wilayah Pulau Jawa, Sulawesi, Sumatera, Kalimantan, Papua, bahkan ke bagian Asia Tenggara, Kepulauan Maluku sebagai pusat produksi rempah-rempah terutama cengkeh dan pala pada masanya menjadi tujuan utama pedagang-pedagang Arab dan China.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement