JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Khususnya varian yang terbaru yakni Varian Omicron, saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, terkait omicron seperti yang disampaikan oleh pemerintah pusat, ada beberapa upaya pembatasan-pembatasan.
"Mengimbau meminta agar warga Jakarta tidak bepergian ke luar negeri ke luar kota. Kurangi mobilitas, hindari kerumunan jadi laksanakan prokes, tidak ada pilihan lain," kata Ariza di Jakarta, Sabtu (25/12/2021).
Baca juga: Kasus Omicron di Indonesia 19 Orang, Kemenkes Minta Daerah Waspada Klaster-Klaster Penularan
Di masa libur nataru kali ini seperti tahun sebelumnya, selalu saja ada peningkatan mobilitas yang dapat menimbulkan kerumunan yang pada akhirnya terjadi interaksi dan pada akhirnya menyebabkan penyebaran Covid-19.
"Sekalipun tidak sudah lebih dari 11.3 juta yang divaksin tidak berarti kita lengah, euforia, tetap harus waspada dan laksanakan prokes 5 M tersebut. Jadi pastikan prokes dilaksanakan dan pastikan anak-anak kita 6-11 tahun mendapatkan vaksin. Selebihnya nanti Polda Metro Jaya bersama Dishub dan Satpol PP akan melakukan pengawasan ya," tambahnya.
Baca juga: Varian Omicron Melonjak, 2.000 Penerbangan Dibatalkan pada Malam Natal
Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, penyekatan-penyekatan akan diterapkan di masa Nataru ini.
"Tapi nanti ada beberapa titik yang akan bebaskan supaya tidak ada lalu lintas kendaraan, termasuk di 10 titik dan 73 titik ya, jadi saya kira itu termasuk ganjil genap di wilayah-wilayah tempat wisata sekalipun masih dimungkinkan dibukanya tempat tempat seperti mall tapi semuanya harus tetap melaksanakan prokes peduli lindungi," tutupnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.