Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Beberkan Fokus KPK di 2022, Firli: Berperan dalam Presidensi G20

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Kamis, 30 Desember 2021 |16:36 WIB
 Beberkan Fokus KPK di 2022, Firli: Berperan dalam Presidensi G20
Ketua KPK, Firli Bahuri (foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri membeberkan salah satu fokus lembaganya di 2022 mendatang. Di mana, kata Firli, KPK bakal mengambil peran penting dalam pergaulan dunia yakni di ajang pertemuan Anti-Corruption Working Group 2022 (G20).

"KPK telah menyepakati empat isu prioritas yang akan diemban, diusulkan, oleh KPK dalam G20," kata Firli Bahuri saat menggelar konpers kinerja KPK 2021 yang ditayangkan melalui akun YouTube KPK RI, Kamis (30/12/2021).

Baca juga:  KPK Tancap Gas Kejar Harun Masiku dan DPO Usai Pandemi Covid-19 Mereda

Firli menjelaskan, Indonesia telah resmi mendapat amanah untuk memegang presidensi G20 periode 2021-2022. Oleh karenanya, ditekankan Firli, KPK telah melakukan berbagai upaya kerjasama dengan lembaga-lembaga anti-korupsi di dunia.

"KPK sebagai lembaga antikorupsi di Indonesia berkesempatan menjadi ketua/chair dalam pertemuan FBI G20 di tahun 2022," bebernya.

Baca juga:  Jelang 2022, Firli Pastikan KPK Bebas Pengaruh Kekuasaan dan Kepentingan Politik

KPK telah melakukan serangkaian diskusi untuk menjaring masukan terhadap isu-isu prioritas yang akan didorong Indonesia pada G20 tahun depan. Adapun, empat isu yang akan diusulkan KPK pada forum G20 yakni, terkait peningkatan peran audit dalam pemberantasan korupsi.

"Kenapa peran audit menjadi kita angkat? karena sesungguhnya hasil auditor akan menentukan perhitungan kerugian negara dan ini merupakan satu alat bukti permulaan cukup telah terjadinya satu peristiwa pidana yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara," terang Firli.

Kemudian, KPK juga angkat mengangkat isu partisipasi publik dan pendidikan antikorupsi pada G20 mendatang. Menurut Firli, partisipasi publik dan pendidikan antikorupsi menjadi isi penting karena sesungguhnya KPK ingin mengubah budaya korupsi menjadi budaya anti-korupsi.

"Ketiga kita juga akan mengangkat isu pengawasan professional enablers dalam tindak pidana pencucian uang. Dan keempat soal korupsi di sektor renewable energy atau energi yang terbarukan," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement