SURABAYA - Covid-19 varian Omicron terdeteksi di Jawa Timur (Jatim). Temuan tersebut berdasarkan laporan dari Institute Tropical Disease (ITD) Universitas Negeri Airlangga (Unair) adanya warga Surabaya terpapar Omicron usai liburan dari Bali.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Namun, tetap meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat protokol kesehatan menyusul ditemukannya Omicron di Jatim.
“Kita tidak boleh panik, tapi yang terpenting harus waspada dengan cara memperketat protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan serta percepat vaksinasi,” kata Khofifah di sela sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Pasuruan.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Omicron, Pemerintah Siapkan 1.011 Rumah Sakit
Khofifah mengatakan, terdeteksinya varian omicron di Jatim ini tak bisa terelakkan. Hal ini dikarenakan salah satu karakter varian ini adalah penularannya yang sangat cepat.
“Sekarang yang harus kita lakukan adalah bersama-sama berupaya sekuat tenaga agar varian omicron tidak meluas di Jawa Timur, dan jangan sampai terjadi penularan lokal. Saya juga langsung kordinasi dengan Pangdam, Kapolda, Ka. BNPB serta Menkes,” katanya.
Baca Juga: Dua Warga Surabaya Positif Varian Omicron, Punya Riwayat Bepergian ke Bali