INGGRIS - Paul Boggie dulu sempat tidak memiliki harapan setelah bertahun-tahun menjadi pecandu heroin. Namun setelah berhasil mengubah jalan hidupnya, Paul bergabung ke Angkatan Darat (AD) Inggris dan ditugaskan menjadi Scots Guard, menjaga Istana Buckingham di London, Inggris.
Paul mulai menghisap heroin pada usia 18 tahun ketika obat terlarang itu tiba di perkebunan Craigentinny, tempat dia tinggal di Edinburgh, Skotlandia.
Paul saat itu dia kesal karena berselisih dengan teman-temannya. Ketika salah satu temannya menawarkan heroin, dia tidak menolak.
"Mereka semua berdesakan di mobil Fiesta kecil dan saya melihat kilatan kertas timah, tapi saya tidak tahu apa itu," ujar Paul mengenang momen tersebut.
Baca juga: Penggerebekan Narkoba, Angkatan Laut AS Sita Heroin Senilai Rp2,7 Triliun Sepanjang 2021
"Salah satu dari mereka keluar dan memberi tahu saya bahwa mereka menghisap heroin. Mereka tidak menggunakan jarum, sendok atau ikat pinggang,” lanjutnya.
"Ketika saya masuk ke mobil, baunya mengerikan, seperti ikan busuk. Seperti itulah bau asap heroin," tuturnya.
Baca juga: Ketika Sabu dan Heroin Jadi Jalan Keluar Kesulitan Ekonomi
Tak lama setelahnya, Paul memiliki tunggakan utang sebesar 16.000 pound (sekitar Rp310 juta). Dia menggunakan slip gajinya untuk mengambil pinjaman.