Share

Wanita Hamil Ini Pendarahan dan Keguguran di Luar RS karena Kelamaan Menunggu Tes Covid-19, Tuai Kemarahan Warganet

Susi Susanti, Okezone · Kamis 06 Januari 2022 18:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 06 18 2528457 wanita-hamil-ini-pendarahan-dan-keguguran-di-luar-rumah-sakit-karena-kelamaan-menunggu-tes-covid-19-tuai-kemarahan-warganet-kR6cA27W0k.jpg Ibu hamil pendarahan dan keguguran saat menunggu di depan rumah sakit (Foto: Twitter)

CHINA - Investigasi telah diluncurkan di China menyusul kemarahan publik besar-besaran, setelah sebuah posting-an di media sosial (medsos) membagikan video tentang seorang ibu hamil yang akan melahirkan mengalami pendarahan di luar rumah sakit, kemudian keguguran saat menunggu tes Covid-19.

Menurut AFP, pihak berwenang pada Kamis (6/1) mengatakan pejabat dari sebuah rumah sakit di kota Xian, China di barat laut negara itu telah dihukum karena tidak memberikan bantuan segera kepada pasien yang membutuhkan.

Ibu yang hamil delapan bulan itu diketahui disuruh menunggu di luar fasilitas medis sementara tes Covid-nya sedang dipersiapkan.

Baca juga:ย Kasus Covid-19 Menurun, Kota Xian di China Tetap Berlakukan Pembatasan

Namun tiba-tiba kondisinya memburuk. Ibu hamil itu mulai merasakan pendarahan dan akhirnya dirawat di rumah sakit. Sayang, bayinya tidka dapat tertolong.

Insiden tersebut telah membuat marah jutaan orang di China setelah keponakan perempuan itu membagikan cerita tersebut di platform Weibo pekan lalu. Dia memposting video bibinya yang sedang hamil duduk di kursi kecil saat mengalami pendarahan, sedangkan gedung rumah sakit terlihat di belakangnya.

Baca juga:ย Viral Kisah Wanita Baru Tahu Dirinya Hamil 50 Menit Sebelum Melahirkan

Wanita itu menghabiskan dua jam di sana. Ibu hamil itu dilaporkan memiliki hasil tes Covid tetapi ini telah kedaluwarsa hanya beberapa jam sebelum dia merasa tidak sehat dan dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

South China Morning Post melaporkan keponakan wanita itu kemudian memposting bahwa dia telah menerima pesan suara dari bibinya yang mengatakan dia sedih dan menuntut penjelasan dari rumah sakit.

Media itu juga melaporkan kasus yang sama tentang wanita lain dari Xiโ€™an yang mengalami keguguran setelah beberapa rumah sakit menolaknya masuk di tengah pembatasan terkait Covid.

Pemerintah kota dalam sebuah pernyataan di akun online resminya mengatakan kejadian baru-baru ini menyebabkan kekhawatiran luas dan dampak sosial yang buruk.

Akibat kejadian itu, manajer umum rumah sakit Gaoxin diskors dan "orang yang bertanggung jawab yang relevan" dipecat. Sedangkan departemen tertentu diperintahkan untuk memberikan bantuan kepada pasien darurat bahkan jika mereka tidak memiliki hasil tes Covid.

Sekitar 13 juta penduduk Xian, ibu kota Provinsi Shaanxi, telah berada di bawah penguncian ketat baru sejak akhir Desember tahun lalu. Kasus infeksi virus corona dilaporkan meningkat di sana, mendorong penguncian terbesar China sejak infeksi virus Covid-19 menyerang Wuhan pada 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini