Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Putra Hoegeng Batal Jadi Taruna Akabri

Fay Cilla , Jurnalis-Selasa, 11 Januari 2022 |06:05 WIB
Kisah Putra Hoegeng Batal Jadi Taruna Akabri
Hoegeng (Ist)
A
A
A

Hoegeng yang melihat anaknya tersebut bertanya “Ada maksud apa ke sini?” ucap Hoegeng,

Lalu Didit menjelaskan maksud kehadirannya. Hoegeng pun menjawab “Ya sudah, nanti saja.” Didit pun keluar dan pulang.

Bukan maksud Hoegeng untuk menunda-nunda Didit karena mengulur waktu surat izinnya. Namun, setelah beberapa hari Didit akhirnya memberanikan diri untuk bertanya karena Didit takut jika nanti terlambat memberikan surat izin dan dia tak akan jadi taruna.

Setelah 3 hari, Didit dipanggil ke kantor Hoegeng. Ia mengira ayahnya akan langsung memberikan surat izin. Namun alih-alih diberikan surat, Hoegeng tidak menyetujui Didit menjadi Taruna.

“Tidak menjadi polisi kan? Biar bapakmu saja yang menjadi polisi. Hanya ada satu Hoegeng di kepolisian. Tak boleh ada dua Hoegeng,” ucap Hoegeng.

Sumber: Buku Hoegeng Polisi dan Mentri Teladan karya Suhartono

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement