Share

Kecelakaan Kapal WNI di Malaysia Diduga Akibat Cuaca Buruk

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Jum'at 21 Januari 2022 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 18 2535911 kecelakaan-kapal-wni-di-malaysia-diduga-akibat-cuaca-buruk-acaOmRWVzi.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

JAKARTA - Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Judha Nugraha menyampaikan informasi terkini terkait kecelakaan kapal yang membawa WNI untuk masuk Malaysia. Kapal tersebut telah karam di Pengerang, Johor Bahru, pada Kamis 20 Januari 2022.

Ia mengatakan penyebab kecelakaan kapal diduga membawa WNI tersebut masih ditelusuri. Namun dugaan sementara karena cuaca buruk.

“Belum diketahui karena masih informasi awal namun diduga karena cuaca buruk,” kata Judha kepada MNC Portal Indonesia (21/1/2022).

Diketahui, kapal tersebut diduga membawa 27 orang yang diduga WNI. “Korban 27 orang, 19 orang selamat, lima jenazah tiga hilang,” ungkapnya.

Baca Juga: Kapal Angkut WNI Kecelakaan di Johor Bahru, 5 Tewas dan 1 Orang Hilang

Sebanyak 19 orang yang selamat terdiri dari 10 orang perempuan dan 9 laki-laki. Selain itu, 5 orang yang dinyatakan meninggal seluruhnya perempuan.

Pihaknya masih belum dapat memastikan darimana asal para penumpang yang diduga WNI tersebut. “belum diketahui,” jelasnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebelumnya diberitakan, terjadi dua kecelakaan kapal di wilayah Johor Bahru yang diduga berpenumpang warga negara Indonesia, kejadian ini terjadi berturut-turut pada 18 Januari lalu.

“Lokasi kejadian di Pengerang Johor Bahru” sambungnya.

Satgas KJRI Johor Bahru telah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan instansi terkait untuk repatriasi jenazah ke Indonesia. Sementara, untuk penanganan korban yang selamat saat ini KJRI Johor Bahru berkoordinasi dengan jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Negeri Johor tengah melakukan verifikasi dan pendataan para korban.

“Upaya yang dilakukan KJRI adalah mendatangi lokasi TKP tim perlindungan warga negara Indonesia sudah ada di lokasi berkoordinasi dengan otoritas setempat baik imigrasi, Malaysian coast guard dan juga pihak rumah sakit selanjutnya KJRI nanti akan membantu proses repatriasi jenazah sesuai dengan permintaan keluarga,” ungkapnya.

“Untuk korban selamat kita akan melakukan pendampingan maupun proses penyidikan maupun hukum lebih lanjut,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini