Share

Pejabat Senior AS: Intelijen Tahu Serangan Bohong Rusia Picu Invasi Ukraina

Agregasi VOA, · Sabtu 05 Februari 2022 09:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 05 18 2542701 pejabat-senior-as-intelijen-tahu-serangan-bohong-rusia-picu-invasi-ukraina-V9IxQuqAq3.jpg Tank-tank angkatan bersenjata Ukraina bersiap di pangkalan (Foto: AFP)

WASHINGTON - Menurut seorang pejabat senior pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, AS memiliki informasi yang menunjukkan bahwa Rusia telah mengembangkan rencana untuk melancarkan serangan bohongan militer Ukraina di wilayah Rusia dan memanfaatkannya sebagai dalih untuk menyerang Ukraina.

Para pejabat intelijen AS mengatakan bahwa mengarang video serangan semacam itu adalah salah satu dari beberapa opsi yang dirumuskan Kremlin sebagai alasan untuk menyerang Ukraina.

“Video itu akan dirilis untuk menggarisbawahi ancaman terhadap keamanan Rusia dan untuk mendukung operasi militer,” kata pejabat itu, yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Baca juga: Konflik Rusia-Ukraina Bukan Pertama Kali Terjadi, Ini Daftarnya

“Video ini, jika dirilis, dapat memberi Putin masukan yang dibutuhkannya untuk memulai dan membenarkan operasi militer melawan Ukraina,” lanjutnya.

Pejabat itu mengatakan pemerintahan Biden sengaja mengungkapkan secara spesifik tentang dugaan rencana Rusia itu untuk “menghalangi” Rusia melaksanakan rencana semacam itu.

Baca juga: Kerahkan 3.000 Tentara ke Eropa, Rusia Tuding AS Picu Ketegangan Soal Ukraina

Dalam sebuah wawancara dengan jaringan televisi MSNBC pada Kamis (3/2), Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Jonathan Finer mengatakan, “kami tidak tahu secara pasti bahwa ini adalah jalur yang akan mereka ambil, tetapi kami tahu bahwa ini adalah opsi yang sedang dipertimbangkan.”

Pemerintahan Biden mengungkapkan informasi intelijen itu setelah Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Kamis menyambut baik rencana Amerika untuk mengerahkan lebih banyak pasukan ke Eropa, dan mengatakan NATO sedang mempertimbangkan untuk mengirim unit-unit tempur tambahan ke bagian tenggara kawasan NATO di tengah ketegangan di sepanjang perbatasan Rusia-Ukraina.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini