Share

Sorong Memanas! Polisi Diserang Batu dan Panah saat Bubarkan Blokade Warga

Chanry Andrew S, iNews · Sabtu 05 Februari 2022 20:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 05 340 2542896 sorong-memanas-polisi-diserang-batu-dan-panah-saat-bubarkan-blokade-warga-htqadhofGn.jpg Polisi berusaha membubarkan blokade warga di Sorong, Papua Barat (Foto: Chanry Andrew S)

SORONG - Situasi Kamtibmas di Kota Sorong, Papua Barat tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, jalan baru, memanas. Sekelompok massa melakukan blokade jalan utama di sekitar lokasi.

Negosiasi aparat kepolisian dari Polsek Kota Sorong dengan warga sebanyak dua kali tak diindahkan. Aparat kepolisian dari Polresta Sorong Kota di back up Brimob Yon B Sorong yang tiba di lokasi langsung membubarkan massa yang memblokade jalan utama.

Baca Juga:  2 Pelaku Bentrokan di Sorong Ditangkap

Polisi terpaksa melepaskan beberapa kali tembakan peringatan dan gas air mata untuk membubarkan massa. Satu unit mobil watercanon berusaha memadamkan api yang di dibakar ban bekas dan ditaruh di jalan raya.

Para perusuh ini juga sempat membakar sebuah rumah di kompleks Marcopolo dekat pergudangan Sinar Numfor tepat di belakang Swissbel Hotel. Aparat, kepolisian dengan mengerahkan satu unit watercanon langsung dengan sigap memadamkan api yang sempat menyala.

Hingga berita ini diturunkan, aparat masih bersiaga di lokasi kejadian. Aparat masih mencoba melakukan negosiasi dengan pihak kepala suku dari massa. Kasat Binmas Polresta Sorong Kota Iptu Prisislia Sangkek terus memberikan imbauan melalui pengeras suara dari mobil patroli kepada massa untuk tidak menyerang aparat.

Baca Juga:  Polisi Kantongi Nama Pelaku Bentrokan Berdarah di Kota Sorong

Belum diketahui penyebab pasti massa memblokade jalan raya. Namun, dari informasi lapangan yang didapatkan, aksi massa ini diduga buntut dari tewasnya seorang warga di kompleks Marcopolo yang ditemukan tak bernyawa di atap rumah warga pada 4 Februari 2022.

Kapolresta Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan saat ini telah berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan masih memantau situasi bersama aparat keamanan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini