Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Covid-19 Naik, Jatim Kekurangan Reagen untuk Pengetesan Omicron

Avirista Midaada , Jurnalis-Minggu, 06 Februari 2022 |05:08 WIB
Kasus Covid-19 Naik, Jatim Kekurangan Reagen untuk Pengetesan Omicron
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

MALANG - Di tengah maraknya kasus Covid-19 varian Omicron, Jawa Timur kekurangan stok reagen untuk pengetesan sampel Whole Genome Sequincing (WGS). Di Jawa Timur sendiri saat ini hanya terdapat dua laboratorium yang mampu mengetes keberadaan sampel Covid-19 Omicron.

Dua laboratorium saat ini yang difungsikan adalah di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLP) milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan laboratorium Institute of Tropical Disease (ITD) milik Universitas Airlangga (Unair).

"Prinsipnya reagen untuk pemeriksaan WGS terbatas. Sehingga kita yang punya data tanggal 4, tanggal 22, sama tanggal 28. Berikutnya masih menunggu reagen dari pusat lagi," ucap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jawa Timur Erwin Astha Triyono, ditemui saat meninjau RSL Idjen Boulevard Malang, pada Sabtu sore (5/2/2022).

Keterbatasan reagen diakui Erwin membuat tak semuanya sampel WGS yang sebelumnya dikirimkan ke Laboratorium Institut Tropical of Disaster (ITD) Universitas Airlangga (Unair) dan laboratorium BBTKLP bisa dites.

"Rencananya kebijakannya itu satu apapun bentuk PCRnya anggap saja Omicron, sehingga berikan tata laksana terbaik. Sebab hampir 80 - 90 persen yang ketemu itu 90 persennya Omicron, sehingga pemeriksaan WGS itu dibatasi," kata dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement