BANDUNG - Kota Bandung akan menerapkan ganjil genap pada pekan ini, hal tersebut dilakukan untuk menekan mobilitas warga saat melonjaknya kasus Covid-19. Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna.
Menurut Ema, ganjil genap dilakukan pada hari Jumat sampai Minggu di lima gerbang tol yaitu Pasteur, Kopo, Pasir Koja, Moh. Toha, dan Buah Batu.
"Jadi penerapan ganjil genap dilaksanakan pada Jumat, Sabtu, Minggu. Dan untuk lokasinya di lima gerbang tol," kata Ema kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Rabu (9/2/2022).
BACA JUGA:PPKM Level 3, Polisi Tetap Terapkan Ganjil Genap di 13 Kawasan di Jakarta
Dalam penerapan ganjil genap, sambung Ema, pihaknya tidak menutup lokasi wisata dan hanya melakukan pembatasan dengan prokes yang ketat.
"Ganjil genap dilakukan dalam rangka menekan mobilitas masyarakat, terutama yang di luar Kota Bandung," bebernya.
BACA JUGA: 2 Jam Ganjil Genap di Kota Bogor, 5.524 Kendaraan Diputar Balik
Berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Jabar per 7 Februari 2022 pukul 16.00 WIB, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Jabar mencapai 770.546 kasus dimana kasus aktif mencapai 56.322 kasus dan sembuh 699.431 kasus.
Dari jumlah tersebut, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Jabar sebesar 90,77 persen, sedangkan tingkat kematian mencapai 1,92%.
Berdasarakan wilayah, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Jabar paling tinggi berada di Kota Depok sebanyak 117.499 kasus dengan kasus aktif 11.324 kasus, sembuh 103.998 kasus, dan meninggal dunia 2.177 kasus.
Disusul Kota Bekasi dengan kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 109.164 kasus, aktif 11.454 kasus, sembuh 96.694 kasus, dan meninggal dunia 1.016 kasus.
Kemudian, Kabupaten Bekasi dengan kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 56.818 kasus, aktif 5.078 kasus, sembuh 51.193 kasus, dan meninggal dunia 547 orang.
Adapun angka reproduksi (Rt) efektif di Jabar terkini adalah 4.52 dengan rerata 14 hari terakhir sebesar 4.17. Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bakasi masih yang tertinggi.
(Awaludin)