Share

Geger! Pelajar di Palopo Dibully Kakak Kelas dengan Cara Disekap dan Dianiaya

Nasruddin Rubak, iNews · Senin 14 Februari 2022 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 14 340 2546767 geger-pelajar-di-palopo-dibully-kakak-kelas-dengan-cara-disekap-dan-dianiaya-5NV0FJvuan.jpg Pelajar di Palopo menjadi korban bullying (Foto: Tangkapan layar/Nasruddin Rubak)

PALOPO - Siswa SMA Negeri 3 unggulan Palopo, Sulawesi Selatan yang dibully dengan cara disekap dan dianiaya oleh lima orang masih dalam kondisi trauma berat. Sementara para pelaku sudah diamankan aparat Polres Palopo pada Sabtu 12 Februari 2022.

Dalam penggalan video amatir yang direkam salah satu pelaku memperlihatkan korban Mf (15) disekap dan dianiaya di ruang belakang sekolah. Para pelaku bahkan melakukan penganiayaan dengan sadis secara bergantian selama penyekapan berlangsung.

Baca Juga:  Viral Anak Dibully Ditelanjangi Teman-temannya, Pelaku Digiring ke Kantor Polisi

Korban disekap sekitar pukul 09.30 pagi saat jam sekolah masih berlangsung. Penyekapan dan penganiayaan tersebut berlangsung berjam-jam hingga akhirnya korban dibebaskan setelah memasuki jam pulang sekolah.

Sebelum melepas korban, para pelaku terlebih dahulu memastikan kondisi sekolah sudah kosong dari siswa dan guru. Pelaku lalu mengancam korban agar tidak mengadu siapapun.

Pihak keluarga yang melihat kondisi korban kian terpuruk langsung membawanya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Dalam kondisi luka di bagian wajah dan mata korban tetap menolak bercerita, korban berdalih jika luka yang timbul tersebut akibat kecelakaan.

Baca Juga: Kesal Di-bully, Pria Ini Nekat Bakar Balita 2 Tahun di Tambora

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Korban yang terus didesak oleh kedua orangtuanya akhirnya angkat bicara. Ia mengaku menjadi korban bullying dengan cara disekap dan dianiaya saat jam sekolah berlangsung.

Pihak keluarga yang tak terima perlakuan para pelaku akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Palopo. Setelah beberapa hari dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap enam orang.

Kapolres Palopo M Yusuf Usman mengatakan, lima orang di antaranya diduga ikut serta dalam bullying. Dua pelaku berperan menjaga pintu, sementara tiga orang lainnya bertugas melakukan penganiayaan.

Aksi penganiayaan dan penyekapan terjadi pada Senin 7 Februari 2022, di hari yang sama korban dilarikan ke Rumah Sakit Atmedika dan menjalani perawatan selama empat hari.

Usai kondisi fisiknya membaik, korban lalu dipulangkan ke rumah meski dalam kondisi trauma berat. Korban bahkan meronta ketakutan saat melihat orang yang tidak ia kenal menemuinya.

Tante korban, Wati mengatakan, pihak keluarga berharap agar para pelaku tersebut diberikan hukuman yang berat karena membuat korban sangat trauma dan takut bertemu dengan orang.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini