Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ritual Nyeleneh Raja-Raja, Masturbasi di Sungai Nil di Zaman Firaun

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Selasa, 15 Februari 2022 |06:07 WIB
Ritual Nyeleneh Raja-Raja, Masturbasi di Sungai Nil di Zaman Firaun
Ilustrasi Sungai Nil (Foto : Journeyegypt)
A
A
A

POSISI raja tentu memiliki peran penting dalam kemakmuran rakyat dan mempertahankan kelangsungan kekuasaannya. Beragam cara ditempuh untuk mewujudkan hal tersebut.

Namun, di antara cara tersebut, terselip ritual aneh yang dilakukan oleh para raja.

Berikut beberapa ritual aneh para raja:

1. Firaun di Zaman Mesir Kuno

Pada masa Mesir Kuno, terdapat ritual aneh yang dilakukan oleh rajanya. Ritual yang merupakan tradisi kesuburan ini terkait dengan Sungai Nil. Mesir adalah wilayah di utara Afrika yang dilewati oleh Sungai Nil. Selain Mesir, sungai sepanjang 6.650 kilometer ini juga membelah beberapa negara lainnya, seperti Tanzania, Burundi, Rwanda, Kongo, Kenya, Uganda, Sudan, dan Ethiopia.

Sungai Nil menjadi anugerah bagi Mesir Kuno karena menyediakan sumber air utama bagi penduduknya. Tanah subur yang terbentuk di sepanjang alirannya membawa kemakmuran bagi masyarakat sekitar.

Namun, kondisi ini bisa berubah jika musim kemarau tiba. Sungai yang mengering tentu bisa menjadi petaka. Karena itulah orang Mesir Kuno menyelenggarakan tradisi kesuburan di tepi Sungai Nil demi mencegahnya dari kekeringan.

Dalam tradisi tersebut, Firaun akan melakukan ritual yang bisa dibilang aneh. Di tepi Sungai Nil yang telah ramai oleh orang-orang yang berkumpul, sang Raja memulai ritualnya dengan menanggalkan pakaian lalu melakukan masturbasi.

Ia kemudian menumpahkan air maninya ke sungai agar ikut terbawa aliran arus. Hal ini dimaksudkan untuk menenangkan dewa sehingga kemakmuran, kehidupan, dan air akan tetap datang. Setelah Firaun menuntaskan ritualnya, pria lainnya akan mengikuti apa yang dilakukan Firaun.

Bagi orang Mesir Kuno, air mani dipahami memiliki sifat pemberi kehidupan. Mereka membawa pemahaman ini untuk digunakan pula sebagai sifat pemberi kehidupan bagi sungai yang berperan penting dalam peradaban Mesir, yaitu Sungai Nil.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement