JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan potensi peningkatan kasus Covid-19 beberapa hari ke depan di semua wilayah Indonesia. Mengingat, bahwa kasus Omicron secara nasional dilaporkan sudah mencapai 98%.
“Kita melihat kasus Omicron secara nasional dilaporkan ada 98% dan lainnya itu adalah 2%,” kata Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi Nadia saat Konferensi Pers secara virtual, Rabu (16/2/2022).
Bahkan, kata Nadia, saat ini seluruh Provinsi di Indonesia mengalami peningkatan insiden kasus. Jakarta, Bali dan Banten termasuk di dalam Level 4 atau lebih dari 150 kasus per 100.000 penduduk per minggu dengan kasus baru sudah melebihi dari periode pada saat Delta.
Baca juga: Kemenkes: Varian Omicron Mendominasi 95% Kasus Covid-19 Dunia
“Kemungkinan berbuka untuk semua wilayah mengalami peningkatan kasus di beberapa hari ke depan. Dan ini tergantung pada upaya kita untuk menekan tingkat penularan dengan terus menerapkan protokol kesehatan, lakukan isolasi dan tentunya meningkatkan lancakan kontak serta vaksinasi,” ungkap Nadia.
Namun dari data yang pihaknya kumpulkan, bahwa orang yang telah divaksinasi pun dapat terinfeksi Omicron atau tertular Omicron tapi memiliki gejala ringan atau bahkan tidak bergejala sama sekali.
“Hal ini tentunya menunjukkan bahwa vaksinasi harus dikombinasikan dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan menunjukkan bahwa vaksin yang kita pakai sampai saat ini bermanfaat untuk mencegah infeksi menjadi sakit yang berat,” tegasnya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.