Share

Berkas Lengkap, Polisi Segera Limpahkan Kasus Vaksin Kosong ke Kejaksaan

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Rabu 16 Februari 2022 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 16 340 2548226 berkas-lengkap-polisi-segera-limpahkan-kasus-vaksin-kosong-ke-kejaksaan-sQ307LPiRj.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

MEDAN - Polisi telah merampungkan berkas perkara dugaan penyuntikan vaksin kosong yang melibatkan oknum dokter berinisial TGA alias Gita. Berkas perkara kasus itu pun akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat pada Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan penyidik sedang melengkapi berkas perkara dan resume untuk pengiriman kejaksaan dalam rangka tahap satu.

"Untuk dr Gita sudah diperiksa pada hari Jumat, 11 Februari 2022 dan dilanjutkan pada hari Senin, 14 Februari 2022 kemarin. Kami upayakan hari Kamis atau Jumat paling lambat sudah kami kirim ke Kejati Sumut," kata Hadi, Rabu (16/2/2022).

Hadi mengungkapkan sampai saat ini korban dugaan suntik vaksin kosong di SD Wahidin Sudirohusodo ada dua orang dimana keduanya merupakan siswi di sekolah tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap darah kedua siswi tersebut, tidak ditemukan kandungan vaksin dalam tubuhnya. Sampel darah non reaktif," ucapnya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Dalam kasus ini, Hadi mengungkapkan penyidik sudah memeriksa 20 orang saksi lebih yang terdiri dari ahli hingga korban.

"Dikenakan Pasal 14 ayat 1 UU no 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular, sudah ditetapkan tersangka dan sudah dipanggil oleh penyidik sebagai tersangka," tandas Hadi.

Sebelumnya diberitakan, rekaman video aksi penyuntikan vaksin kosong menjadi viral setelah diunggah ke media sosial. Setelah ditelusuri, penyuntikan vaksin kosong itu direkam salah seorang orangtua siswa saat digelarnya vaksinai massal untuk anak usia 6-11 tahun di SD Wahidin Sudirohusodo Medan.

Belakangan diketahui, tenaga kesehatan yang diduga melakukan penyuntikan kosong itu adalah TGA alias Gita. Saat itu Gita merupakan anggota kolegium dokter yang ikut bekerjasama dalam pelaksanaan vaksinasi yang diinisiasi pihak Kepolisian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini