Share

Sejarah Hari Ini: Lebih dari 20.000 Orang Ikuti Rapat Umum Nazi di New York

Rahman Asmardika, Okezone · Minggu 20 Februari 2022 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 20 18 2549992 sejarah-hari-ini-lebih-dari-20-000-orang-ikuti-rapat-umum-nazi-di-new-york-Oicr0Dwad9.jpg Foto: NY Daily News Archive .

PADA 20 Februari 1939, enam setengah bulan sebelum Adolf Hitler menginvasi Polandia, Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat (AS) menjadi tuan rumah rapat umum perayaan bangkitnya Nazisme di Jerman. Lebih dari 20.000 peserta melakukan hormat Nazi ke arah potret George Washington setinggi 10 meter yang diapit oleh swastika. Di luar, polisi dan sekira 100.000 pengunjuk rasa berkumpul.

BACA JUGA: Sejarah Hari Ini: Pertempuran Stalingard Berakhir dengan Kekalahan Besar Nazi Jerman 

Organisasi di balik acara 20 Februari 1939, yang diiklankan di tenda arena sebagai “Pro American Rally”, adalah German American Bund (“Bund” adalah bahasa Jerman untuk “federasi”). Organisasi anti-Semit mengadakan kamp musim panas Nazi untuk pemuda dan keluarga mereka selama tahun 1930-an. Anggota pemuda Bund hadir malam itu, begitu pula Ordnungsdienst, atau OD, pasukan polisi main hakim sendiri yang berpakaian ala perwira SS Hitler.

Spanduk-spanduk di rapat umum itu memiliki pesan-pesan seperti “Hentikan Dominasi Yahudi terhadap Kristen Amerika” dan “Bangun Amerika. Hancurkan Komunisme Yahudi”.

Pada saat rapat umum berlangsung, Hitler sedang menyelesaikan kamp konsentrasi keenamnya; dan pengunjuk rasa, banyak dari mereka Yahudi Amerika,menarik perhatian pada fakta bahwa apa yang terjadi di Jerman dapat terjadi di AS.

“Jangan menunggu kamp konsentrasi—Bertindak sekarang!,” demikian peringatan dalam selebaran yang mengiklankan protes. Di luar rapat umum, orang-orang membawa tanda-tanda dengan pesan seperti "Hancurkan Anti-Semitisme" dan "Beri saya masker gas, saya tidak tahan dengan bau Nazi."

Dalam beberapa kasus, polisi menanggapi para pengunjuk rasa dengan serangan kekerasan. Dalam satu contoh, seorang pengunjuk rasa melarikan diri dari petugas polisi berkuda yang mencengkeramnya dengan meninju wajah kudanya. Saat rapat umum bubar malam itu, beberapa pengunjuk rasa berhasil lolos dari polisi dan meninju wajah simpatisan Nazi yang pulang.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini