JAKARTA - Baru-baru ini, Polisi Federal Brasil berhasil mengungkap kasus penjualan organ setelah menggerebek Universitas Negeri Amazonas di Kota Manaus pada Selasa, 22 Februari 2022 lalu.
Paket tersebut berisikan organ tubuh manusia yang terdiri dari tangan dan tiga paket plasenta manusia yang sudah dikemas dan siap dikirim ke Singapura. Adapun paket tersebut ditujukan kepada seorang desainer terkenal Indonesia.
Baca Juga: Dugaan Pembelian Organ Tubuh Manusia oleh Desainer Indonesia, Polri Bersurat ke Interpol
Kasus tersebut tentu bukan satu-satunya kasus penjualan organ manusia yang pernah terjadi. Berikut adalah daftarnya.
• Kasus Penjualan Organ di Suriah
Investigasi BBC berhasil mengungkapkan pengakuan seorang pria bernama Abu Jafaar yang menjual organ tubuh para pengungsi Suriah pada tahun 2017. Dulunya, ia merupakan sekuriti di sebuah pub, sebelum akhirnya bertemu dengan sindikat penjualan organ.
Ia bertugas menemukan orang-orang putus asa, terutama para pengungsi Suriah yang tidak bisa masuk ke wilayah Lebanon setelah pemerintah menutup akses pengungsian. Karena kesulitan hidup itu, Jafaar akhirnya menawarkan jalan keluar berupa jual beli organ tubuh.
Baca Juga: Dugaan Desainer Indonesia Beli Organ Tubuh Manusia, Polri Koordinasi dengan Polisi Brasil