Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perintahkan Buang Jasad Handi dan Salsa, Kolonel Priyanto Jadi Tentara Jangan Cengeng!

Riezky Maulana , Jurnalis-Kamis, 10 Maret 2022 |15:20 WIB
Perintahkan Buang Jasad Handi dan Salsa, Kolonel Priyanto Jadi Tentara Jangan Cengeng!
Foto: MNC Portal
A
A
A

JAKARTA - Kolonel Inf Priyanto, pelaku tabrak lari sejoli di Nagreg, Bandung, Jawa Barat tidak mau menuruti dua anak buahnya untuk menyelamatkan nyawa Handi Saputra dan Salsabila.

(Baca juga: Kolonel Priyanto Terancam Hukuman Mati, Didakwa Pembunuhan Berencana Handi dan Salsa)

Padahal, Kopda Andreas Dwi dan Koptu Ahmad Sholeh sudah meminta agar sejoli itu dibawa ke Puskesmas atau pun rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Namun, alih-alih sarannya dituruti, perwira menengah itu justru mengabaikannya. Dia meminta agar dua anak buahnya itu bersikap biasa saja dan tidak panik

"Kita itu tentara, kamu tidak usah cengeng. Tidak usah panik. Pokoknya cukup kita bertiga yang tahu," kata Oditur Militer Tinggi II Jakarta Kolonel Sus Wirdel Boy menirukan ucapan Kolonel Inf Priyanto, dikutip Kamis (10/3/2022).

 (Baca juga: Pembunuhan Handi dan Salsa, Kolonel Priyanto Ternyata Pernah Ledakan Rumah Warga Pakai Bom)

Wirdel menuturkan, Kopda Andreas yang mengemudikan mobil merasa bersalah karena sudah menabrak kedua korban. Oleh karenanya dia ingin membawa Handi dan Salsabila ke Puskesmas untuk diselamatkan.

"Saksi dua berkata 'kasihan bapak, itu anak orang. Pasti dicari orangtuanya, mending kita balik ke Puskesmas yang ada di pinggir jalan tadi', tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement