"Jangan sampai terprovokasi atau malah membangkitkan kemarahan kita ke pihak-pihak yang mestinya enggak kita marahi," tuturnya.
"Kepada Pak Saifuddin cukup dah berbicara, masih banyak hal lain yang bisa dilakukan bersama di negeri ini. Untuk semua ummat juga, 1 bangsa 1 tanah air dalam koridor persatuan kesatuan, kebhinekaaan yang tunggal ika, cari hal-hal yang sama," tuturnya.
Menurut UYM, dalam persoalan ini para ulama sudah bergerak untuk menenangkan ummat agar tidak terprovokasi.
"Kalau dari barisan ulama sih, sudah pada bergerak nenangin semua ummat dan jamaahnya, dan menyerahkan sepenuhnya ke kepolisian, sambil doa dan mendoakan, sambil juga terus belajar sabar, belajar memaafkan, belajar mengampuni. Siapa tau emang karena enggak ngerti aja Pak Saifuddin juga begitu, dengan tetep proses hukum, tetap. Untuk jadi pelajaran," tegas UYM.
(Awaludin)