Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Satgas Covid-19: Tingkat Kepatuhan Penggunaan Masker di 1.811 Desa Masih Rendah

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Rabu, 23 Maret 2022 |18:44 WIB
Satgas Covid-19: Tingkat Kepatuhan Penggunaan Masker di 1.811 Desa Masih Rendah
Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito (Foto: Satgas Covid-19)
A
A
A

JAKARTA - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito mengungkapkan ada 1.811 desa atau kelurahan di Indonesia yang termasuk dalam kategori rendah kepatuhan dalam menggunakan masker.

Hal tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia per 23 Maret 2022.

"Dari 6 ribu desa yang melapor lebih dari 80 ribu desa. Ada penurunan kepatuhan dari akhir tahun lalu. 29 persen atau 1.811 desa atau kelurahan yang kepatuhan menggunakan masker masih rendah," ujar Wiku Adisasmito, Rabu (23/3/2022).

Wiku mengungkapkan ada lima provinsi yang memiliki tingkat kepatuhan menggunakan masker nya masih rendah.

"Jawa Timur 366 kelurahan, Aceh 288 kelurahan, Jawa Tengah 277 kelurahan, Jawa Barat 140 kelurahan, dan Riau 137 kelurahan," ungkap Wiku Adisasmito.

Wiku berharap agar satgas Covid-19 di daerah dapat terus mensosialisasikan perubahan perilaku dengan tetap menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

"Mari kencangkan masker, hindari kerumunan, menjaga jarak. Jangan sampai kelengahan dan rasa abai menimbulkan kenaikan kasus Covid-19 kembali," tegas Wiku Adisasmito.

Ia juga mengajak masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi Covid-19 booster untuk segera mendaftar di fasilitas kesehatan terdekat.

"Pemerintah terus meningkatkan distribusi vaksin booster ke seluruh daerah. Booster dan Prokes adalah dua kunci tidak terpisahkan dari produktifitas ekonomi," pungkas Wiku Adisasmito.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement