JAKARTA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan pihaknya memiliki program One Village, One CEO untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut memerlukan kolaborasi dengan berbagai pihak.
"Kami sedang punya target One Village, One CEO. Ini butuh waktu dan modul cukup banyak," kata Khofifah dalam webinar ”Accelerating Digital Transformation In Local Government” rangkaian dari March Festival Road to Digital Innovation Awards 2022 yang diselenggarakan MNC Portal, Kamis (24/3/2022).
Untuk menyuskseskan program tersebut, diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti swasta maupun perguruan tinggi. Dengan adanya kolaborasi itu diharapkan dapat menciptakan inovasi-inovasi.
"Dari Astra, beberapa perguruan tinggi lain jadi kolaborasi sehingga kita bangun kebutuhan-kebutuhan inovasi," tuturnya.
Selain itu, Khofifah menyebut aparatur sipil negara (ASN) juga didorong untuk menciptakan berbagai inovasi dalam pelayanan. Ia menargetkan dari ASN tercipta 1 unit 1 inovasi.
"Dari ASN 1 unit 1 inovasi. 1 unit itu adalah kepala-kepala seksi. Jadi kalau ada 1 OPD ada 3 kabag (kepala bagian-red) masing-masing kabag ada 2 seksi maka akan banyak inovasi," ujarnya.
Nantinya, dari inovasi-inovasi yang digagas tersebut akan dibahas lebih lanjut dengan pihak dewan. Dari sana nantinya bisa dipilih inovasi terbaik.
Sementara itu, Khofifah menyebut, di Jatim pelaku UMKM juga menjalin partnership. "Dalam waktu dekat mungkin kita meresmikan partnership pola pengembangan bersama," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.