Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penambang Pasir Temukan Salsa dan Handi Dalam Keadaan Busuk dan Mengenaskan

Okto Rizki Alpino , Jurnalis-Kamis, 24 Maret 2022 |16:43 WIB
Penambang Pasir Temukan Salsa dan Handi Dalam Keadaan Busuk dan Mengenaskan
Kolonel Priyanto Foto: MNC Portal
A
A
A

JAKARTA – Dua jasad Handi Sahputra (17) dan Salsabila (14) korban dugaan pembunuhan berencana yang dilakukan Kolonel Inf Priyanto di Nagreg ditemukan dalam keadaan mengenaskan.

(Baca juga: Menangis Terisak, Anak Buah Kolonel Priyanto Ungkap Kronologi Pembunuhan Handi dan Salsa)

Kondisi mengenaskan jasad sejoli tersebut diungkap empat saksi yang dihadirkan di ruang sidang, Kamis (24/3/2022).

Saksi yakni Tirwan Susanto dan Ahri Sugiarto yang merupakan penambang pasir menemukan jasad Handi, sementara Sutamrin dan Syarif Hidayatullah menemukan jasad Salsabila.

Awalnya Hakim Ketua Brigadir Jenderal TNI Faridah Faisal bertanya kepada Tirwan terkait kronologi penemuan jasad Handi di aliran Sungai Serayu, wilayah Banyumas, Jawa Tengah.

"Ada kejadian apa yang bapak ketahui sehingga dipanggil menjadi saksi hari ini," tanya kepada saksi di ruang sidang utama Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Kamis (24/3/2022).

Menjawab bahwa saat bekerja dia menemukan jasad Handi terdampar di tepi aliran Sungai Serayu pada 11 Desember 2021 lalu melaporkan temuan ke pengurus wilayah setempat.

Dihadapan Majelis Hakim Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta dia menerangkan awalnya dia dan petugas setempat tidak mengetahui jasad laki-laki yang ditemukan adalah Handi.

"Korban berpakaian celana karena coklat keabu-abuan, kaos putih sudah luntur kena lumpur. Ditemukan di pinggir sungai tapi di tempat penambak pasir," ujarnya.

Setelahnya, anggota Majelis Hakim Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Kolonel Chk Surjadi Syamsir bertanya kepada Ahri bagaimana kondisi jasad saat ditemukan di tepi Sungai Serayu. "Bagaimana kondisinya?," tanya Surjadi.

Ahri menjawab, jasad Handi ditemukan dalam keadaan sudah membusuk. sehingga sulit dikenali secara fisik, dan menimbulkan bau tidak sedap. "Telungkup di atas daun pisang," jawab Ahri.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement