BENNY Moerdani merupakan seorang Jenderal Kopassus. Ia dikenal sebagai jenderal dengan karakternya yang kuat. Berbeda dari kebanyakan orang, Hartini yang merupakan istri Benny berpendapat bahwa suaminya tersebut merupakan sosok yang dapat memberikan rasa aman kepada setiap orang yang ada di dekatnya.
Benny mengenal Hartini, istrinya, pada 1956. Kala itu ia masih berpangkat letnan II dan Hartini bekerja sebagai pramugari pesawat Garuda Indonesia. Hartini adalah kawan adik Benny, Maria Sri Noerna, yang juga menjadi pramugari.
Julius Pour dalam buku Benny: Tragedi Seorang Loyalis (2007) menulis bahwa Hartini mendambakan figur militer sebagai suaminya. Benny memang tak banyak berbicara, tapi, "Selalu ngayomi. Bisa memberikan perasaan aman, perlindungan kepada setiap orang yang ada di dekatnya," kata Hartini, seperti ditulis Julius.
Profesi Benny sebagai perwira militer membuat masa pacaran mereka kurang berjalan mulus. Sebagai anggota pasukan komando, ia sering bepergian ke berbagai pelosok Tanah Air untuk menjalankan tugas. Benny juga selalu tertutup, tak pernah mengatakan ke mana ia pergi. Dia akan merasa tak senang bila Hartini bertanya mengenai apa dan ke mana ia akan bertugas.
"Orangnya pendiam, tak pernah membicarakan tugas dan pekerjaannya," ujar Hartini.
Meski tertutup soal tugas dan pekerjaannya, setiap bepergian, Benny selalu membawa foto Hartini, yang ia simpan dalam dompetnya.