CHINA - Lima hari setelah jatuhnya pesawat Boeing 737-800 di pegunungan China selatan, penyebab bencana masih tetap menjadi misteri sementara pencarian kotak hitam kedua pesawat terus berlanjut.
Ratusan orang, banyak yang mengenakan pakaian hazmat putih, menyisir zona tumbukan dan puing-puing yang jauh lebih besar di sepanjang lereng curam pada Jumat (25/3). Mereka sedang mencari sebuah kotak yang berisi perekam data penerbangan, bersama dengan potongan-potongan puing-puing dan barang-barang dan bagian tubuh dari 132 penumpang yang tewas dalam kecelakaan itu.
Seorang anggota tim penyelamat membawa sepotong puing di lokasi kecelakaan penerbangan China Eastern di Kabupaten Tengxian di Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, China selatan.
Hujan terus-menerus telah menggagalkan tugas dan lokasi terpencil mengharuskan penggunaan anjing dan peralatan tangan. Termasuk detektor logam yang lebih sering terlihat di bandara.
Baca juga: Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat Boeing 737 Tiba di Tempat Kejadian, Penuh Harapan
Dompet, identitas dan kartu bank serta sisa-sisa manusia telah ditemukan, bersama dengan beberapa potongan besar sayap dan badan pesawat.
Baca juga: China Eastern 'Kandangkan' 223 Pesawat Boeing 737 Imbas Kecelakaan di China