Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wapres: Puasa Harus Menghasilkan Ketakwaan, Bukan Hanya Lapar dan Dahaga Semata

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 31 Maret 2022 |21:42 WIB
Wapres: Puasa Harus Menghasilkan Ketakwaan, Bukan Hanya Lapar dan Dahaga Semata
Wakil Presiden Maruf Amin (Foto: Satwapres)
A
A
A

JAKARTA - Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1443, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengajak semua masyarakat Indonesia untuk menjadikan momentum untuk meningkatkan ketaqwaan. Ramadan bukan hanya sekedar menahan lapar dan dahaga semata.

“Puasa harus menghasilkan ketakwaan. Apabila puasanya tidak melahirkan ketakwaan, berarti puasanya seperti yang disebutkan oleh Hadist Nabi, hanya sekedar puasa lahiriah yang hanya mengalami lapar dan dahaga semata-mata,” tegas Wapres pada acara Syiar Islam Dan Tarhib Ramadhan 1443 H Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kamis (31/3/2022).

Wapres pun mengatakan bahwa acara ini merupakan ajakan MUI pusat untuk menyatakan rasa syukur dan kebahagiaan dalam menyambut bulan suci Ramadan 1443 H. “Sebagai bulan peningkatan amal ibadah vertikal kepada Allah SWT, hablumminallah dan penguatan hubungan muamalah insaniyah secara horizontal kepada masyarakat atau hablumminannas,” katanya.

Bahkan, kata Wapres, MUI telah memberikan satu pesan kepada kita semua untuk menghormati dan mensyiarkan bulan Ramadan sebagai bulan yang rahmat dan penuh kasih sayang, bulan penuh ampunan. “Dan tentu saja sangat wajar agar kehidupan masyarakat di bulan Ramadan bisa menampakkan suasana puasa Ramadan di negara mayoritas muslim ini.”

“Insya Allah kita akan bertemu dengan bulan Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi dan diberikan kesehatan oleh Allah SWT sehingga kita bisa menjalankan puasa yang baik disertai ridha dan maghfirohnya. Kita sambut bulan ramadan dengan ucapan marhaban bik ya ramadan, marhaban ya syahro syiam. Selamat datang wahai bulan ramadan, selamat datang wahai bulan puasa,” kata Wapres.

Menutup sambutannya, Wapres juga mengajak agar ramadan kali ini selain meningkatkan ketaqwaan juga bisa menjadi momentum untuk meningkatkan solidaritas bangsa agar keluar dari pandemi Covid-19.

“Saya mengharapkan bulan ramadhan kali ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan kita, tumbuhnya solidaritas bangsa, serta kita bisa keluar dari pandemi,” tutupnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement