“Dengan adanya website e-learning buat madrasah untuk memudahkan para siswa untuk belajar berbasis digital,” tuturnya.
Tak tanggung-tanggung, Kemenag juga turut menjalin kerja sama dengan Google (Google for Education) untuk menyediakan Google Classroom, Google Meet, dan berbagai fitur lainnya. Bahkan, pihaknya juga menyediakan unlimited storage kepada guru dan siswa madrasah.
Sedangkan Aplikasi Haji Pintar merupakan inovasi mobile dari Kementerian Agama RI untuk mempermudah para calon jamaah melaksanakan ibadah haji. Aplikasi ini sangat praktis dan memudahkan calon jamaah haji dalam mendaftar, karena dapat dilakukan secara online dengan proses mudah, cepat, dan murah.
Jamaah tidak perlu datang ke kantor Kemenag Kabupaten maupun Kota. Mereka cukup mengirimkan bukti pendaftaran dalam bentuk elektronik beserta tanda tangan elektronik pula.
Tak heran jika dikatakan aplikasi Haji Pintar ini menjadi layanan modern sebagai bentuk adaptasi dengan transformasi digital. Dengan aplikasi ini, para calon jamaah dapat melakukan konfirmasi pendaftaran haji dan melihat statusnya. Cukup mendownload aplikasi Haji Pintar, maka jamaah sudah menjadi bagian dari anggota jamaah haji selanjutnya.
“Inovasi Haji Pintar untuk memberikan pelayanan yang terbaik buat jemaah haji,” ucapnya.