Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cegah Kelangkaan, Polri Awasi Distribusi BBM di Seluruh Indonesia

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Selasa, 05 April 2022 |19:40 WIB
Cegah Kelangkaan, Polri Awasi Distribusi BBM di Seluruh Indonesia
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Gatot Repli Handoko (foto: dok MNC Portal)
A
A
A

JAKARTA - Bareskrim Polri melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap proses distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Indonesia. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kelangkaan di pasaran.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Gatot Repli Handoko menjelaskan bahwa, seluruh reserse di Polda jajaran 34 provinsi telah diinstruksikan untuk melakukan pengawasan.

“Kabareskrim sudah memberikan perintah kepada Dirkrimsus jajaran untuk segera turun mengantisipasi jalur dari pada pendistribusian BBM yang ada di wilayah masing-masing,” kata Gatot kepada awak media di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2022).

BACA JUGA:DPR RI Apresiasi Langkah Pemerintah Salurkan BLT Minyak Goreng 

Selain mengawasi distribusi, kata Gatot, pihak kepolisian juga akan mengantisipasi oknum-oknum pelaku usaha BBM untuk berbuat 'nakal' atau melanggar aturan hukum.

Menurut Gatot, pihak kepolisian tidak akan segan memberikan tindak tegas kepada siapapun yang melanggar aturan.

 BACA JUGA:Kapolri Pastikan Satgas Gabungan Awasi Minyak Curah Selama 24 Jam

“Memastikan stok dan distribusi di wilayahnya aman, dan tujuannya juga dari Krimsus pasti ke tindak pidana tertentu (Tipidter) ke polres-porles jajaran untuk membantu jangan sampai ada oplos mengoplos atau timbun menimbun, itu yang nanti dipantau selama 24 jam, selama bulan Ramadhan,” ujar Gatot.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement