Tak ayal peristiwa itu membuktikan kalau Raden Sahid memiliki minat terhadap ilmu kesaktian. Hal ini memang bukan suatu yang aneh, mengingat pada masa-masa Kerajaan Majapahit, tidak sedikit di antara masyarakat yang memiliki ilmu kesaktian.
Raden Sahid sebagai putra adipati Tuban tentu banyak melihat ilmu-ilmu kesaktian semacam itu. Di mana ilmu yang demikian dipelajari sebagai bagian benteng pertahanan, baik pertahanan diri maupun pertahanan pemerintahan, kerajaan, kadipaten, dan sebagainya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.