Share

Polisi Siap Kawal Aksi 1.000 Mahasiswa, STM Jangan Ikut Demo!

Rus Akbar, Okezone · Senin 11 April 2022 12:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 11 340 2576870 polisi-siap-kawal-aksi-1-000-mahasiswa-stm-jangan-ikut-demo-puEXwgLbv0.jpg Polisi siap amankan aksi Mahasiswa 11 April di Sumbar (Foto: MPI)

PADANG - Aksi serentak yang akan digelar pada hari ini di seluruh Indonesia begitu juga Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Sumatera Barat (Sumbar) akan digelar di kantor DPRD Sumbar, Jalan Khatib Sulaiman sekira pukul 14.00 WIB, Senin (11/4/2022). Dalam aksi tersebut, rencananya bakal diikuti oleh 1.000 mahasiswa.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir menjelaskan pengamanan ini Polresta Padang menurunkan sekira 800 personil jajaran Pegunungan Polresta Padang dan dibantu personil Polda Sumbar termasuk pasukan Brimob serta 100 prajurit TNI.

"Yang kita waspadai anak-anak SMK yang tidak ada kepentingan ikut unjuk rasa, jika kita mendapatkan hal itu, anak-anak yang tidak beritikad baik akan dihadapi secara humanis," ujarnya..

Imran mengatakan, dia sudah melakukan antisipasi melakukan koordinasi dengan semua kepala sekolah yang ada di Kota Padang. "Ini mengantisipasi anarkis, kita koordinasi semua kepala sekolah kota Padang karena aksi ini dilaksanakan murni mahasiswa," katanya.

Polisi siap amakan Demo 11 April yang digelar Mahasiswa (Foto: MPI)

Apalagi, kata dia, saat ini masih ada proses belajar mengajar jadi kepala sekolah tidak mengizinkan siswa ikut melakukan aksi. Untuk aksi unjuk rasa ini akan dimulai dari tiga titik kumpul di depan kampus Universitas Negeri Padang, Universitas Bung Hatta serta di depan rumah makan Lamun Ombak.

"Pemberitahuan kita aksi ini dilakukan sekira pukul 14.00 WIB dengan massa 1.000 orang, kita sudah siaga di sini," ucapnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Kemudian Imran juga meminta kepada personil untuk menghadapi massa secara humanis dan menjaga mereka tidak ada bentrok. "Ini bulan puasa emosi kita pasti sensitif, jika ada adik-adik mahasiswa mencaci maki kepada kita ini jangan tersulut emosi, hadapi dengan senyum ambil itu amal biarkan saja itukan dosa mereka," katanya.

Begitu juga kalau ada perusakan fasilitas dan kondisi mulai panas, Imran meminta polisi menyelamatkan diri dulu bersama kawan-kawan. "Fasilitas memang dijaga maksimal tapi keselamatan utama," ujarnya.

Saat ini, personel polisi sudah berada di DPRD Sumbar dari berbagai kesatuan. Selain itu seluruh bagian depan DPRD Sumbar tersebut sudah dilingkari kawat berduri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini