BROOKLYN – Serangan penembakan di kereta bawah tanah yang terjadi di Brooklyn, Amerika Serikat (AS) membuat semua orang panik dan ketakutan. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial (medsos), terlihat para penumpang berhamburan keluar dari gerbong demi menyelamatkan diri masing-masing.
Menurut seorang polisi seorang pria bersenjata menembak sebanyak 33 kali dalam serangan kereta bawah tanah di Brooklyn. Sedikitnya 10 orang tertembak dan 19 lainnya terluka akibat penembakan di atas kereta N menuju Manhattan di stasiun 36th Street dan Fourth Avenue di Sunset Park sekitar pukul 08:30.
Lima dari korban tembakan terluka parah namun tidak ada rincian lebih jelas. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Tidak jelas jenis senjata apa yang digunakan. Beberapa dari 10 orang yang terluka berada di gerbong yang sama dengan tersangka. Yang lain berada di peron.
Baca juga: Penembakan Berdarah di Kereta Bawah Tanah Brooklyn, 29 Orang Terluka
Pejabat dan sumber penegakan hukum mengatakan pelaku diduga adalah seorang pria yang mengenakan masker gas dan rompi konstruksi hijau yang melemparkan tabung asap ke gerbong kereta untuk mengalihkan perhatian kerumunan jam sibuk sebelum melepaskan tembakan. Kereta masih bergerak ketika pelaku melemparkan tabung asap ke lantai kereta bawah tanah dan mulai menembak.
Baca juga: Serangan Kereta Bawah Tanah, Pria Bersenjata Tembak 33 Kali, 10 Orang Tertembak dan 19 Terluka
Saksi mata mengatakan seluruh gerbong berbau bensin, dan sumber MTA juga menggambarkan bau yang sama. Sumber penegak hukum kemudian mengatakan botol semprotan bensin ditemukan.