WASHINGTON - Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 dan tanpa mengalami gejala, pada Selasa 26 April 2022.
Juru bicara Wapres AS mengatakan, hal itu terjadi karena peningkatan kasus di kalangan staf Gedung Putih.
"Harris tidak melakukan kontak erat dengan Presiden Joe Biden maupun Ibu Negara Jill Biden karena jadwal kegiatan mereka yang berbeda," kata sekretaris persnya, Kirsten Allen.
BACA JUGA:Presiden AS Joe Biden dan Wapres Kamala Harris Tenangkan Warga AS Keturunan Asia di Atlanta
Harris akan menjalani isolasi dan kembali bertugas di Gedung Putih begitu dirinya dinyatakan negatif Covid-19.
Menurut pejabat senior, wapres datang ke Gedung Putih pada Selasa namun terbukti positif dan meninggalkan gedung sebelum sempat melakukan pertemuan dengan Biden.
BACA JUGA:Dana Bantuan Covid AS Senilai Rp1.428 Triliun Dicuri
Infeksi di sejumlah wilayah Amerika Serikat meningkat akibat subvarian Omicron BA.2 yang sangat menular, bahkan saat keseluruhan kasus menurun, menurut pejabat kesehatan masyarakat.
Biden dan Harris sudah mendapatkan vaksin Covid-19 primer dan sudah menerima dua kali booster Covid.
Mereka dalam beberapa pekan belakangan berbaur dengan para tamu --yang tidak memakai masker-- dalam berbagai kesempatan di Gedung Putih.
Salah satunya adalah acara yang dihadiri oleh 200 tamu undangan, termasuk mantan Presiden Barack Obama, untuk membicarakan undang-undang yang diusung Demokrat menyangkut layanan kesehatan.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.