RIYADH — Kementerian Agama Islam, Panggilan dan Bimbingan Arab Saudi telah menginstruksikan semua cabangnya untuk tidak melakukan salat Idul Fitri (Ied) di luar ruangan dan dibatasi hanya di masjid untuk menjaga keselamatan jamaah karena fluktuasi cuaca.
Arahan tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan fluktuasi cuaca di beberapa wilayah Arab Saudi seperti hujan lebat pada hari raya Idul Fitri.
Kementerian mengonfirmasi bahwa pihaknya menindaklanjuti fluktuasi cuaca yang telah dikonfirmasi oleh laporan Otoritas Umum Meteorologi dan Perlindungan Lingkungan.
Baca juga: Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada Senin 2 Mei
Kementerian mencatat bahwa daerah yang tidak menyaksikan kondisi hujan dapat terus mempersiapkan kapel luar ruangan.
Baca juga: Inggris Putuskan Idul Fitri Jatuh pada Senin 2 Mei
Pusat Meteorologi Nasional (NCM) telah mengonfirmasi bahwa ada kemungkinan badai disertai dengan hujan es, dan angin aktif yang membatasi jarak pandang horizontal di sebagian ketinggian Najran, Jazan, Asir, Al Baha dan Makkah.
NCM mengatakan bahwa bagian selatan Riyadh dan wilayah timur juga diperkirakan akan menyaksikan langit berawan sebagian, dengan awan hujan disertai angin aktif.
NCM juga telah mengindikasikan kemungkinan bahwa bagian dari wilayah Perbatasan Utara, Al-Jouf dan Tabuk akan menyaksikan aktivitas angin permukaan yang berdebu, yang dapat menyebabkan hampir kurangnya visibilitas horizontal.
(Susi Susanti)