SURABAYA - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, belum bisa memastikan kematian seorang bocah perempuan di Tulungagung, disebabkan karena hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya.
Dinkes Jatim masih menunggu data-data dari pemeriksaan laboratorium yang saat ini dikerjakan.
Untuk memastikan diagnosa dari penyakit yang diderita, serta penyebab kematiannya, Dinkes Jatim mengirimkan laporan pemeriksaan spesimen ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso.
"Terkait kasus kematian bocah 7 tahun di Tulungagung tersebut, Dinkes Jatim telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, di mana untuk sementara ini mendiagnosis bocah tersebut mengidap sindrom jaundice, atau penyakit kuning akut," jelas Kadinkes Jatim, dr Erwin Astha Triyono.