Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa 13 Mei: Kerusuhan 98 hingga Serangan Bom Gereja di Surabaya

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 13 Mei 2022 |05:30 WIB
Peristiwa 13 Mei: Kerusuhan 98 hingga Serangan Bom Gereja di Surabaya
Kerusuhan 98 di Jakarta (foto: dok RCTI)
A
A
A

3. Paus Yohanes Paulus II Ditembak

Pada 13 Mei 1981, Paus Gereja Katolik Roma ke-264, Paus Yohanes Paulus II ditembak oleh pria Turki keturunan Kurdi, Mehmet Ali Agca di Lapangan Santo Petrus. Tapi, Paus Yohanes II hanya terluka.

Sebelum menembak Paus Yohanes Paulus II, Mehmet yang sempat kabur dari penjara lebih dulu membunuh wartawan sayap kiri, Abdi Ipekci pada 1 Februari 1979.

4. Kerusuhan 1998

Indonesia sempat dilanda kerusuhan mengerikan buntut kekecewaan rakyat terhadap kepemimpinan Orde Baru, pada 13 hingga 15 Mei 1998. Jakarta menjadi pusat kerusuhan berdarah yang diperparah oleh krisis moneter.

Awalnya terjadi gelombang unjuk rasa di berbagai daerah. Tapi, tindakan represif aparat keamanan membuat mahasiswa, aktivis, dan masyarakat makin beringas, terlebih setelah aparat penembakan empat mahasiwa Universitas Trisakti.

Jakarta pun sulit dikendali, massa tumpah ruah ke jalan. Sejumlah toko, pusat perbelanjaan, kendaraan dibakar. Kerusuhan sempat mengarah ke rasial menyasar warga Tionghoa bahkan terjadi aksi pemerkosaan. Kerusahaan bukan hanya di Jakarta, tapi meluas ke daerah-daerah.

Setelah sekian banyak nyawa melayang dan kerugiaan tak terhingga, Presiden Soeharto akhirnya memenuhi tuntutan rakyat. Dia mundur dari Presiden setelah 32 tahun berkuasa. Tumbangnya pemimpin Orde Baru disambut gegap gempita mahasiswa dan masyarakat saat itu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement