Meskipun menjadi wabah terbesar di luar Afrika dalam 50 tahun, cacar monyet tidak menyebar dengan mudah di antara manusia dan para ahli mengatakan ancamannya tidak sebanding dengan pandemi virus corona.
"Penularan benar-benar terjadi dari kontak kulit ke kulit, sebagian besar orang yang telah diidentifikasi memiliki lebih banyak penyakit ringan," kata Van Kerkhove.
Pejabat WHO lainnya menambahkan bahwa tidak ada bukti virus cacar monyet telah bermutasi, menyusul spekulasi sebelumnya mengenai penyebab wabah saat ini.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.