Share

Begini Kegembiraan Umat Kristiani Jalani Misa di Kampung Toleransi Bandung

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Kamis 26 Mei 2022 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 26 525 2600687 begini-kegembiraan-umat-kristiani-jalani-misa-di-kampung-toleransi-bandung-o7ehTxcDAv.jpg Ilustrasi/ Doc: Okezone

BANDUNG - Suka cita dirasakan ratusan umat Kristiani saat menjalankan ibadah misa Kenaikan Isa Al Masih di Gereja Pantekosta di Indonesia Lengkong Kecil (GPdI LK) di kawasan Kampung Toleransi, Kota Bandung, Kamis (26/5/2022).

Suka cita dirasakan para jemaah menyusul kebijakan pemerintah yang telah mengizinkan pelaksanaan ibadah di gereja seiring melandainya kasus COVID-19, sehingga mereka bisa kembali berkumpul dengan sanak saudara dan handai tolan di gereja.

Sekitar 500 jemaah hadir di gereja yang terletak di Gang Ruhana RW 2, Kelurahan Paledang, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung itu. Di luar gereja, tampak sejumlah aparat kewilayahan dan polisi turut berjaga mengamankan jalannya pelaksanaan ibadah misa tersebut.

"Rasanya seneng banget karena setelah sekian lama. Kita kumpul lagi dengan orang orang. Selama ini, kita ibadah banyak di rumah. Tadi jemaat yang datang ada 300 sampai 500 orang," tutur Jaaneet, perwakilan Gereja PTdI LK.

Namun, lanjut Jaaneet, meski sudah diberi kelonggaran, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang cukup ketat. Selain wajib menggunakan masker, para jemaah juga harus menjalani cek suhu tubuh dan mencuci tangan.

"Protokol kesehatan kami tetap pakai, seperti penggunaan masker, wastafel (cuci tangan), dan aplikasi PeduliLindungi," sebutnya.

Jaaanet juga mengatakan, suka cita semakin terasa karena warga di Kampung Toleransi pun sangat mendukung kegiatan ibadah misa Kenaikan Isa Al Masih tahun ini. Mereka, kata Jaaneet, bahu membahu membantu dan menjaga pelaksanaan ibadah misa ini.

"Kami (Kampung Toleransi) udah berdiri lama sekali, sudah lama sekali terjadi toleransi. Gereja, masjid, dan pura, kami saling dukung dan saling menghargai," ungkapnya.

Dia pun berharap, Kampung Toleransi tetap menjadi tempat yang damai dan menjadi contoh untuk wilayah lainnya, agar umat beragama bisa saling menghargai dan mendorong keberagaman satu sama lain.

"Sampai saat ini kami terus saling menghargai dan tidak pernah ada gesekan. Warga dan polisi juga saling bantu," kata Jaaneet.

Sementara itu, Ketua RW Kampung Toleransi, Rini Ambarwulan mengakui bahwa warganya selalu bergotong royong membantu perayaan umat beragama, termasuk untuk pelaksanaan ibadah misa Kenaikan Isa Al Masih tahun ini.

"Kami warga selalu saling mendukung dan saling menghargai umat satu sama lain arena kami terus menjaga toleransi," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini