Sejumlah pejabat Palestina pun mendesak Israel untuk menghentikan semua tindakan ilegal dan provokatif yang menjadi penyebab gelombang serangan beberapa hari terakhir.
Pihak Palestina juga meminta bantuan masyarakat internasional untuk ikut andil mendesak Israel menghentikan tindakan yang jelas melanggar hukum internasional tersebut.
"Eskalasi berbahaya Israel di kompleks Al-Aqsa adalah serangan terang-terangan terhadap tempat-tempat suci kami," ujar pejabat senior Palestina, Hussein Al Sheikh.
Untuk diketahui, selama Ramadan, Al-Aqsa biasa dipenuhi puluhan ribu warga Palestina tiap harinya. Namun, Ramadan tahun ini Israel melakukan pembatasan yang membuat warga Palestina tidak leluasa beribadah di Al-Aqsa.
Israel di antaranya melarang masuknya pria Palestina berusia di bawah 40 tahun, dan keharusan memproses izin masuk untuk pria Palestina berusia di atas 40 tahun.
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.