Guna memastikan kondisi bayi tersebut, Hariyanto menyampaikan jajarannya diterjunkan seperti tim dokter forensik, tim dokter bedah, tim dokter anak, tim dokter sub spesialis anak, dan tim bagian pemeriksaan DNA.
"(Penanganan) sangat kolaboratif. Kita harapkan dari sisi kesehatan bayinya bisa kita tolong, dari sisi sidik-sidiknya bisa kita berikan bantuan kepada penyidik di Polres," jelas Hariyanto.
Selain sang bayi yang telah dirawat di RS Polri, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur, Iptu Sri Yatmini mengungkapkan pelaku yakni MS sudah diamankan berkat pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang melaporkan sedang dirawat karena telah mengalami pendarahan hebat.
"Untuk terduga pelaku, MS ini sekarang sedang dirawat di RSCM. Kami mengetahui adanya MS disana karena pihak RSCM mengadakan komunikasi dengan kami, jadi sampai saat ini pelaku sedang dirawat secara intensif oleh RSCM," tegas Yatmini.
Di sisi lain, adanya laporan warga yang menemukan bayi tersebut namun ditolak oleh Puskesmas Jatinegara untuk memberikan pertolongan, Yatmini menjelaskan itu di luar tanggung jawab kepolisian.
"Kalau masalah tidak diterima (oleh Puskesmas Jatinegara), silahkan konfirmasi sendiri ke puskesmas. Tapi upaya kami sebagai penyelidik, kami tetap sesuai SOP. Kami lakukan pertolongan pertama dahulu, karena kami punya rumah sakit milik kami sendiri, akhirnya bayi perempuan itu diterima di RS Polri," katanya.
Perihal cepatnya pelaku ditemukan oleh pihak kepolisian, Yatmini mengungkapkan hal ini berkat kerja sama dan komunikasi yang baik antara PPA dengan sejumlah rumah sakit.
"Kami ini kan di unit PPA sudah ada sinergitas dengan rumah sakit. Jadi semua rumah sakit itu jika mereka menemukan hal-hal yang mencurigakan, pasti pihak RS akan menginfokan kepada kami," tutur Yatmini.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.