TEXAS - Seorang pria Arizona menggugat maskapai penerbangan American Airlines, mengklaim kelalaian maskapai menyebabkan dia menghabiskan 17 hari di penjara setelah dia menjadi korban salah tangkap terkait kasus perampokan di toko bebas bea di Bandara Internasional Dallas Fort Worth pada 2020.
Gugatan setebal 26 halaman itu diajukan Michael Lowe, seorang profesional di luar ruangan dan pemandu karir pada Senin (6/6/2022) di pengadilan Texas.
Menurut dokumen pengadilan, Lowe diketahui berada di penerbangan yang sama dengan tersangka perampokan yang aktivitasnya terekam dalam video.
Polisi bandara mendapat surat perintah penggeledahan untuk "setiap dan semua data perjalanan yang tercatat" untuk semua orang dalam penerbangan.
Baca juga: Duh! Kakek Ini Jadi Korban Salah Tangkap, Diciduk saat Kuburkan Anaknya
Gugatan itu menuduh maskapai penerbangan menggunakan prosedur yang ditetapkan dan mengidentifikasi hanya satu penumpang yakni Lowe.
Baca juga: Salah Tangkap, Pria Ini Babak Belur Usai Diciduk Densus 88
Maskapai penerbangan pada Rabu (8/6/2022) mengeluarkan pernyataan tentang surat perintah penggeledahan.
"Seperti yang dipersyaratkan oleh hukum, American bekerja sama dengan dan menanggapi perintah pengadilan untuk informasi yang terkait dengan kemungkinan kegiatan kriminal, dan itulah yang kami lakukan dalam kasus ini ketika kami diberikan surat perintah penggeledahan," kata pernyataan itu.