"Pada hari Kamis 9 Juni 2022 siang waktu Swiss, pihak kepolisian menyampaikan konfirmasi bahwa berdasarkan tes DNA bahwa jasad tersebut adalah benar ananda Eril," kata Muliaman.
Jenazah Emmeril pun diharapkan tiba di Tanah Air, akhir pekan ini untuk kemudian dimakamkan sesuai syariat Islam. Pihak keluarga memastikan, akan segera menyempurnakan hak Emmeril sebagai muslim dengan tetap menjaga kehormatan kondisinya.
"Selaku keluarga akan menerima almarhum Eril (Emmeril) untuk kemudian kami akan menyempurnakan hak Eril sebagai muslim. Apabila dia wafat, hendaklah dia diantarkan, disucikan, dishalatkan, dan diantarkan untuk dimakamkan sesuai syariat Islam sejauh yang memungkinkan dengan tetap menjaga kehormatan kondisinya," tutur Elpi Nazmuzzaman, paman Eril.
(Erha Aprili Ramadhoni)